Test Footer

LightBlog

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Friday, March 23, 2012

Segitiga Bermuda

Misteri Segitiga Bermuda
Written by Clipping


Bagi Anda yang gemar kisah misteri, pasti mengenal Segitiga Bermuda. Wilayah laut di selatan
Amerika Serikat dengan titik sudut Miami (di Florida), Puerto Rico (Jamaica), dan Bermuda ini,
telah berabad-abad menyimpan kisah yang tak terpecahkan. Misteri demi misteri bahkan telah
dicatat oleh pengelana samudera macam Christopher Columbus.
Sekitar 1492, ketika dirinya akan mengakhiri perjalanan jauhnya menuju dunia barunya,
Amerika, Columbus sempat menyaksikan fenomena aneh di wilayah ini. Di tengah suasana laut
yang terasa aneh, jarum kompas di kapalnya beberapa kali berubah-ubah. Padahal cuaca saat
itu begitu baik.
Lebih dari itu, tak jauh dari kapal, pada suatu malam tiba-tiba para awaknya dikejutkan dengan
munculnya bola-bola api yang terjun begitu saja ke dalam laut. Mereka juga menyaksikan
lintasan cahaya dari arah ufuk yang kemudian menghilang begitu saja.
Begitulah Segitiga Bermuda. Di wilayah ini, indera keenam memang seperti dihantui 'suasana'
yang tak biasa. Namun begitu rombongan Columbus masih terbilang beruntung, karena hanya
disuguhi 'pertunjukkan'. Lain dengan pelintas - pelintas yang lain.Menurut catatan dunia
kelautan, peristiwa terbesar yang pernah terjadi di wilayah ini adalah lenyapnya sebuah kapal
berbendera Inggris, Atalanta, pada 1880. Tanpa jejak secuilpun, kapal yang ditumpangi tiga
ratus kadet dan perwira AL Inggris itu raib di sana.
Selain Atalanta, Segitiga Bermuda juga telah menelan ratusan kapal lainnya. Di lain kisah,
Segitiga Bermuda juga telah membungkam puluhan pesawat yang melintasinya. Peristiwa
terbesar yang kemudian terkuak sekitar 1990 lalu adalah raibnya iring-iringan lima Grumman
TBF Avenger AL AS yang tengah berpatroli melintas wilayah laut ini pada siang hari 5
Desember 1945. Setelah sekitar dua jam penerbangan komandan penerbangan melapor,
bahwa dirinya dan anak buahnya seperti mengalami disorientasi. Beberapa menit kemudian
kelima TBF Avenger ini pun raib tanpa sempat memberi sinyal SOS.
Anehnya, misteri Avenger tak berujung di situ saja. Ketika sebuah pesawat SAR jenis Martin
PBM-3 Mariner dikirim mencarinya, pesawat amfibi gembrot dengan tigabelas awak ini pun
ikut-ikutan lenyap. Hilang bak ditelan udara. Keesokan harinya ketika wilayah-wilayah laut yang diduga menjadi tempat kecelakaan keenam pesawat disapu enam pesawat penyelamat pantai
dengan 27 awak, tak satu pun serpihan pesawat ditemukan. Ajaib.
Tahun demi tahun berlalu. Sekitar 1990, tanpa dinyana seorang peneliti berhasil menemukan
onggokan kerangka pesawat di lepas pantai Fort Launderdale, Florida. Betapa terkejutnya
orang-orang yang menyaksikan. Karena, ketika dicocok kan, onggokan metal itu ternyata
bagian dari kelima TBF Avenger.

Hilangnya C-119
Kisah ajaib lainnya adalah hilangnya pesawat transpor C-119 Flying Boxcar pada 7 Juni 1965.
Pesawat tambun mesin ganda milik AU AS bermuatan kargo ini, hari itu pukul 7.47 lepas landas
dari Lanud Homestead. Pesawat dengan 10 awak ini terbang menuju Lapangan Terbang Grand
Turk, Bahama, dan diharapkan mendarat pukul 11.23.
Pesawat ini sebenarnya hampir menuntaskan perjalanannya. Hal ini diketahui dari kontak radio
yang masih terdengar hingga pukul 11. Sesungguhnya memang tak ada yang mencurigakan.
Kerusakan teknis juga tak pernah dilaporkan. Tetapi Boxcar tak pernah sampai tujuan.
"Dalam kontak radio terakhir tak ada indikasi apa-apa bahwa pesawat tengah mengalami
masalah. Namun setelah itu kami kehilangan jejaknya," begitu ungkap juru bicara Penyelamat
Pantai Miami. "Besar kemungkinan pesawat mengalami masalah kendali arah (steering trouble)
hingga nyasar ke lain arah," tambahnya.
Seketika itu pula tim SAR terbang menyapu wilayah seluas 100.000 mil persegi yang diduga
menjadi tempat kandasnya C-119. Namun hasilnya benar-benar nihil. Sama seperti hilangnya
pesawat-pesawat lainnya di wilayah ini, tak satu pun serpihan pesawat atau tubuh manusia
ditemukan.
"Benar-benar aneh. Sebuah pesawat terbang ke arah selatan Bahama dan hilang begitu saja
tanpa jejak," demikian komentar seorang veteran penerbang Perang Dunia II.
Seseorang dari Tim SAR mengatakan, kemungkinan pesawat jatuh di antara Pulau Crooked
dan Grand Turk. Bisa karena masalah struktur, ledakan, atau kerusakan mesin. Kalau memang
pesawat meledak, kontak radio memang pasti tak akan pernah terjadi, tetapi seharusnya kami
bisa menemukan serpihan pecahannya. Begitu pula jika pesawat mengalami kerusakan,
mestinya sang pilot bisa melakukan ditching (pendaratan darurat di atas air). Pasalnya, cuaca
saat itu dalam keadaan baik. Dalam arti langit cerah, ombak hanya sekitar satu meter, dan
angin hanya 15 knot.
Analisis selanjutnya memang mengembang kemana-mana. Namun tetap tidak menghasilkan
apa-apa. Kasus C-119 Flying Boxcar pun terpendam begitu saja, sampai akhirnya pada tahun
1973 terbit artikel dari International UFO Bureau yang mengingatkan kembali sejumlah orang
pada kasus ajaib tersebut.
Dalam artikel ini dimuat kesaksian astronot Gemini IV, James McDivitt dan Edward H. White II, yang justru membuat runyam masalah. Rupanya pada saat-saat di sekitar raibnya C-119, dia
kebetulan tengah mengamati wilayah di sekitar Karibia. Gemini kebetulan memang sedang
mengawang-awang di sana. Menurut catatan NASA, pada 3 sampai 7 Juni 1965 keduanya
tengah melakukan eksperimen jalan-jalan ke luar kapsul Gemini dengan perlengkapan yang
dirahasiakan.
Menurut Divitt, dia melihat sebuah pesawat tak dikenal (UFO) dengan semacam lengan
mekanik kedapatan sedang meluncur di atas Karibia. Beberapa menit kemudian Ed White pun
menyaksikan obyek lainnya yang serupa. Sejak itulah lalu merebak isu, C-119 diculik UFO.
Para ilmuwan pun segera tertarik menguji kesaksian ini. Tak mau percaya begitu saja, mereka
mengkonfirmasi obyek yang dilihat kedua astronot dengan satelit-satelit yang ada disekitar
Gemini IV. Boleh jadi 'kan yang mereka salah lihat ? Maklum saat itu (hingga kini pun), banyak
pihak masih menilai sektis terhadap kehadiran UFO.
Ketika itu kepada kedua astronot disodori gambar Pegasus 2, satelit raksasa yang memang
memiliki antene mirip lengan sepanjang 32 meter dan sejumlah sampah satelit yang ada di
sekitar itu. Namun baik dari bentuk dan jarak, mereka menyanggah jika telah salah lihat.
"Sekali lagi saya tegaskan, dengan menyebut UFO 'kan tak berarti saya menunjuk pesawat
ruang angkasa dari planet lain. Pengertian UFO sangat universal. Bahwa jika saya melihat
pesawat yang menurut penilaian saya tak saya kenal, tidakkah layak jika saya menyebutnya
sebagai UFO?" sergah Divitt.
Begitulah kasus C-119 Flying Boxcar yang tak pernah terpecahkan hingga kini. Diantara kapal
atau pesawat yang raib di wilayah Segitiga Bermuda kisahnya memang senantiasa sama.
Terjadi ketika cuaca sedang baik, tak ada masalah teknis, kontak radio berjalan biasa, tetapi si
pelintas tiba-tiba menghilang begitu saja. Tanpa meninggalkan jejak sama sekali.
Banyak teori kemudian dihubung-hubungkan dengan segala kejadian di sana. Ada yang
menyebut teori pelengkungan waktu, medan gravitasi terbalik, abrasi atmosfer, dan ada juga
teori anomali magnetik-gravitasi. Selain itu ada juga yang mengaitkannya dengan fenomena
gampa laut, serangan gelombang tidal, hingga lubang hitam (black-hole) yang hanya terjadi di
angkasa luar sana. Aneh-aneh memang analisanya, namun tetap saja tak ada satu pun yang
bisa menjelaskannya.
Apakah Anda mau menjelaskannya? ( Leo Isyahputra - dari beberapa milis )


Halal dan Haram

Menentukan Halal-Haram Semata-Mata Hak Allah

DASAR kedua: Bahwa Islam telah memberikan suatu batas wewenang untuk menentukan halal dan haram, yaitu dengan melepaskan hak tersebut dari tangan manusia, betapapun tingginya kedudukan manusia tersebut dalam bidang agama maupun duniawinya. Hak tersebut semata-mata ditangan Allah.
Bukan pastor, bukan pendeta, bukan raja dan bukan sultan yang berhak menentukan halal-haram. Barangsiapa bersikap demikian, berarti telah melanggar batas dan menentang hak Allah dalam menetapkan perundang-undangan untuk ummat manusia. Dan barangsiapa yang menerima serta mengikuti sikap tersebut, berarti dia telah menjadikan mereka itu sebagai sekutu Allah, sedang pengikutnya disebut "musyrik".
Firman Allah:
"Apakah mereka itu mempunyai sekutu yang mengadakan agama untuk mereka, sesuatu yang tidak diizinkan Allah?" (as-Syura: 21)
Al-Quran telah mengecap ahli kitab (Yahudi dan Nasrani) yang telah memberikan kekuasaan kepada para pastor dan pendeta untuk menetapkan halal dan haram, dengan firmannya sebagai berikut:
"Mereka itu telah menjadikan para pastor dan pendetanya sebagai tuhan selain Allah; dan begitu juga Isa bin Maryam (telah dituhankan), padahal mereka tidak diperintah melainkan supaya hanya berbakti kepada Allah Tuhan yang Esa, tiada Tuhan melainkan Dia, maha suci Allah dari apa-apa yang mereka sekutukan." (at-Taubah: 31)
'Adi bin Hatim pada suatu ketika pernah datang ke tempat Rasulullah --pada waktu itu dia lebih dekat pada Nasrani sebelum ia masuk Islam-- setelah dia mendengar ayat tersebut, kemudian ia berkata: Ya Rasulullah Sesungguhnya mereka itu tidak menyembah para pastor dan pendeta itu.
Maka jawab Nabi s.a.w.:
"Betul! Tetapi mereka (para pastor dan pendeta) itu telah menetapkan haram terhadap sesuatu yang halal, dan menghalalkan sesuatu yang haram, kemudian mereka mengikutinya. Yang demikian itulah penyembahannya kepada mereka." (Riwayat Tarmizi)
"Memang mereka (ahli kitab) itu tidak menyernbah pendeta dan pastor, tetapi apabila pendeta dan pastor itu menghalalkan sesuatu, mereka pun ikut menghalalkan juga; dan apabila pendeta dan pastor itu mengharamkan sesuatu, mereka pun ikut mengharamkan juga."
Orang-orang Nasrani tetap beranggapan, bahwa Isa al-Masih telah memberikan kepada murid-muridnya --ketika beliau naik ke langit-- suatu penyerahan (mandat) untuk menetapkan halal dan haram dengan sesuka hatinya. Hal ini tersebut dalam Injil Matius 18:18 yang berbunyi sebagai berikut: "Sesungguhnya aku berkata kepadamu, barang apa yang kamu ikat di atas bumi, itulah terikat kelak di sorga; dan barang apa yang kamu lepas di atas bumi, itupun terlepas kelak di sorga."
Al-Quran telah mengecap juga kepada orang-orang musyrik yang berani mengharamkan dan menghalalkan tanpa izin Allah, dengan kata-katanya sebagai berikut:
"Katakanlah! Apakah kamu menyetahui apa-apa yang Allah telah turunkan untuk kamu daripada rezeki, kemudian dijadikan sebagian daripadanya itu, haram dan halal; katakanlah apakah Allah telah memberi izin kepadamu, ataukah memang kamu hendak berdusta atas (nama) Allah?"(Yunus: 59)
Dan firman Allah juga:
"Dan jangan kamu berani mengatakan terhadap apa yang dikatakan oleh lidah-lidah kamu dengan dusta; bahwa ini halal dan ini haram, supaya kamu berbuat dusta atas (nama) Allah, sesungguhnya orang-orang yang berani berbuat dusta atas (nama) Allah tidak akan dapat bahagia." (an-Nahl: 116)
Dari beberapa ayat dan Hadis seperti yang tersebut di atas, para ahli fiqih mengetahui dengan pasti, bahwa hanya Allahlah yang berhak menentukan halal dan haram, baik dalam kitabNya (al-Quran) ataupun melalui lidah RasulNya (Sunnah). Tugas mereka tidak lebih, hanya menerangkan hukum Allah tentang halal dan haram itu. Seperti firmanNya:
"Sungguh Allah telah menerangkan kepada kamu apa yang Ia haramkan atas kamu." (al-An'am: 119)
Para ahli fiqih sedikitpun tidak berwenang menetapkan hukum syara' ini boleh dan ini tidak boleh. Mereka, dalam kedudukannya sebagai imam ataupun mujtahid, pada menghindar dari fatwa, satu sama lain berusaha untuk tidak jatuh kepada kesalahan dalam menentukan halal dan haram (mengharamkan yang halal dan menghalalkan yang haram).
Imam Syafi'i dalam al-Um5 meriwayatkan, bahwa Qadhi Abu Yusuf, murid Abu Hanifah pernah mengatakan: "Saya jumpai guru-guru kami dari para ahli ilmu, bahwa mereka itu tidak suka berfatwa, sehingga mengatakan: ini halal dan ini haram, kecuali menurut apa yang terdapat dalam al-Quran dengan tegas tanpa memerlukan tafsiran.
Kata Imam Syafi'i selanjutnya, Ibnu Saib menceriterakan kepadaku dari ar-Rabi' bin Khaitsam --dia termasuk salah seorang tabi'in yang besar-- dia pernah berkata sebagai berikut: "Hati-hatilah kamu terhadap seorang laki-laki yang berkata: Sesungguhnya Allah telah menghalalkan ini atau meridhainya, kemudian Allah berkata kepadanya: Aku tidak menghalalkan ini dan tidak meridhainya. Atau dia juga berkata: Sesungguhnya Allah mengharamkan ini kemudian Allah akan berkata: "Dusta engkau, Aku samasekali tidak pernah mengharamkan dan tidak melarang dia."
Imam Syafi'i juga pernah berkata: Sebagian kawan-kawanku pernah menceriterakan dari Ibrahim an-Nakha'i --salah seorang ahli fiqih golongan tabi'in dari Kufah-- dia pernah menceriterakan tentang kawan-kawannya, bahwa mereka itu apabila berfatwa tentang sesuatu atau melarang sesuatu, mereka berkata: Ini makruh, dan ini tidak apa-apa. Adapun yang kalau kita katakan: Ini adalah halal dan ini haram, betapakah besarnya persoalan ini!
Demikianlah apa yang diriwayatkan oleh Abu Yusuf dari salafus saleh yang kemudian diambil juga oleh Imam Syafi'i dan diakuinya juga. Hal ini sama juga dengan apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Muflih dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah: "Bahwa ulama-ulama salaf dulu tidak mau mengatakan haram, kecuali setelah diketahuinya dengan pasti."6
Kami dapati juga imam Ahmad, misalnya, kalau beliau ditanya tentang sesuatu persoalan, maka ia menjawab: Aku tidak menyukainya, atau hal itu tidak menyenangkan aku, atau saya tidak senang atau saya tidak menganggap dia itu baik.
Cara seperti ini dilakukan juga oleh imam-imam yang lain seperti Imam Malik, Abu Hanifah dan lain-lain.

sumber kutipan : http://media.isnet.org/islam/Qardhawi/Halal/102.html

Monday, March 19, 2012

Gempa Palu



Gempa 4,5 skala richter (SR) Guncang Palu

Senin (19/3) siang, sekitar pukul 13.04 Wita, gempa bumi mengguncang Kota Palu dan sekitarnya. Guncangan gempa itu berkekuatan 4,5 skala richter (SR). Gempa dirasakan cukup keras dan sempat membuat warga panik dan berlarian keluar rumah.

Pengamat kegempaan pada Balai Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Balaroa Palu Aris mengatakan gempa berpusat pada sekitar 15 kilometer arah utara Kota Palu, tepatnya sekitar kelurahan Taipa Rano Kecamatan Palu Utara.

Gempa berpusat pada 0,76 Lintang Selatan dan 119,91 Bujur Timur pada kedalaman 22 km. Gempa dirasakan dua sampai tiga detik.

Telepon di kantor BMKG masih terus sibuk dengan banyaknya panggilan masuk dari warga yang ingin mendapatkan informasi seputar gempa yang terjadi.

"Padat sekali telepon masuk. Mereka menanyakan seputar informasi pusat lokasi gempa," kata Aris.

Sejumlah warga yang sedang mengurus surat izin mengemudi di Polres Palu terlihat berhamburan keluar dari ruangan antrian. Mereka panik dan berusaha mencari tempat yang diperkirakan aman.

Sedangkan di sekolah-sekolah, tidak terlihat kepanikan lantaran gempa mengguncang saat mereka keluar sudah jam pulang.

Daging Manis Bawang Goreng Khas Palu

Resep Cara Memasak Daging Manis Bawang Goreng 

Resep memasak daging ini bisa dijadikan pilihan bagi ibu-ibu untuk menambah daftar menu masakan anda. Karena tidak membutuhkan banyak bahan serta mudah penyajiannya. 

Bahan Resep Memasak Daging Manis Bawang Goreng: 
600 gram daging has, potong melebar tipis. minyak secukupnya untuk menggoreng Bumbu Resep Memasak Daging Manis Bawang Goreng (gunakanlah Khas Palu): 8 butir bawang merah 3 siung bawang putih 1 sdm ketumbar 2 ruas jari lengkuas 2 mata asam jawa 1 sdm gula merah Garam secukup rasa 

Cara memasak Daging Manis Bawang Goreng: 
Campur daging dengan semua bumbu yang sudah dihaluskan kemudian aduk rata. Tempatkan daging berbumbu di atas kuali, masak dengan api kecil hingga daging keluar air. Kemudian angkat. Goreng daging hingga matang dan berwarna kuning kecokelatan, letakkan dalam piring saji dan taburi dengan bawang goreng (apalagi Khas Palu). Sajikan. 

Tips: 
jika ibu akan menyajikan masakan daging manis bukan pada saat jam makan selanjutnya, ibu bisa menyimpan daging yang sudah dimasak dengan bumbu ke dalam lemari es. Goreng daging pada saat ingin disajikan.

Gado Siram + Bawang Goreng Khas Palu

Resep Masakan Gado-Gado Siram

BAHAN:
150 gram kol,iris
1 ikat bayam,siagi
50 gram taoge,siagi
6 lonjor kacang panjang, potong 4 cm
1 buah tahu putih,goreng
150 gram tempe,goreng
1 buah ketimun,potong dadu
2 butir telur,rebus matang
Emping goreng secukupnya
Bumbu Kacang:
300 gram kacang tanah,goreng,haluskan
500 ml santan dari 1 butir kelapa
1 batang serai,memarkan
2 lembar daun jeruk
4 sdm saus tomat botolan
2 sdm kecap manis
2 sdm minyak goreng
1 sdm penyedap rasa ayam
Haluskan:
2 cabe merah
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
2 cm kencur
1 sdt garam
Pelengkap: Daun selada,tomat,dan telur rebus
Taburan: bawang goreng (lebih sedap gunakan Khas Palu)
CARA MEMBUAT:
1. Saus:panaskan minyak,tumis bumbu halus hingga harum.Campur tumisan bumbu
dengan kacang tanah,santan,serai,daun jeruk,saus tomat,kecap manis,dan
penyedap rasa ayam,aduk rata,masak hingga mendidih,angkat.
2. Rebus sayuran hingga matang,angkat,tiriskan.
3. Siapkan pinggan,tata sayuran,tahu,dan tempe. Tuangkan bumbu kacang atau
sajikan terpisah,taburi bawang goreng (Khas Palu). Lengkapi dengan telur rebus dan emping
goreng, sajikan.
Penyajian untuk: 6 orang

Coto Makassar with Bawang Goreng Palu

Resep masakan Coto Makassar

BAHAN:
500 gram daging sapi, sandung lamur
500 gram babat, rebus matang
300 gram hati sapi, rebus matang
200 gram jantung sapi, rebus matang
5 batang serai memarkan
4 sm lengkuas memarkan
2 cm jahe memarkan
5 lembar daun salam
250 gram kacang tanah, goreng haluskan
2,5 liter air cuci beras/tajin
1 sdm bumbu kaldu bubuk rasa sapi
6 sdm minyak sayur
Haluskan :
10 siung bawang putih
8 butir kemiri sangrai
1 sdm ketumbar sangrai
1 sdt jintan sangrai
1 sdt garam dan 1 sdt merica butiran
Pelengkap : bawang goreng (apalagi kalau Khas Palu, he he he), irisan daun bawang dan irisan seledri, sambal taoco
Haluskan : 10 bawang merah, 5 siung bawang putih, 10 cabai keriting rebus sebentar, 100
gram taoco, tumis dengan 6 sdm minyak sayur hingga matang, haluskan tambahkan
garam dan gula merah
.
CARA MEMBUAT:
1. Rebus daging sapi, babat, hati dan jantung, beri serai, lengkuas, jahe dan salam
setelah matang angkat, tiriskan, potong dadu. Jerohan sapi matang, potong dadu.
Sisihkan.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum, masukkan
kedalam kaldu, tambahkan kacang tanah goreng, didihkan.
3. Penyajian, siapkan mangkuk, isi dengan daging dan jerohan beri kuahnya, taburi
bawang goreng (Khas Palu), irisan daun bawang dan seledri sajikan dengan buras dan sambal
taoco.
4. Sajikan hangat.
Penyajian untuk : 6 orang

Pilihan Tepat


 Hidangan + Cemilan MAKNYOSSS....

Bawang Goreng...? beberapa pendapat orang akan memandang suatu hal yang sangat lumrah dan biasa, dalam hal ini yaitu :
  1. Pekerjaan mudah dan sederhana?
  2. Sepele...?
  3. Bagian proses memasak di dapur.
Dengan berbagai asumsi umum yang berkembang dimasyarakat dapat ditarik kesimpulan bahwa bawang goreng merupakan proses memasak di dapur yang bisa dilakukan kapan saja dengan alur sederhana sesuai tingkat kebutuhan masing-masing.

Seiring berkembangnya perubahan zaman dan persaingan pasar yang kompetitif, maka sering kita jumpai "KAMUFLASE BAWANG GORENG".
Yaitu adanya campuran yang mirip/menyerupai/hampir sama dengan serpihan bentuk bawang goreng.

Hati-Hati...!

Karena akan membawa kita ke kondisi tidak sesungguhnya yaitu sesungguhnya kita membeli bawang goreng BUKAN membeli yang mirip/menyerupai/hampir sama dengan serpihan bentuk bawang goreng, kalau itu terjadi maka akan ada pembiasan fungsi bawang goreng yang akan berakibat:
  1. Hilangnya aroma khas bawang goreng.
  2. Bentuknya tidak menarik.
  3. Berpengaruh negatif pada masakan / hidangan yang disajikan.
  4. Adanya proses inkonsekuensi produksi.
Hal ini menuntut kejelian dan kebijakan konsumen dalam memilih/membeli bawang goreng, Jangan TERJEBAK...! dengan harga murah karena selisih harga akan membawa PETAKA pada REPUTASI masakan / hidangan anda.

Tentunya kita semua tidak mau dan setuju untuk tidak mengorbankan reputasi masakan / hidangan hanya karena salah memilih bawang goreng.

Bawang Goreng Higienis  yaitu :
  1. Terbuat dari Bawang Merah pilihan.
  2. Melalui proses sorting yang baik.
  3. Menggunakan minyak goreng baru dengan sirkulasi terukur.
  4. Proses penggorengan dengan suhu terukur.
  5. Tidak ada campuran lain diluar bawang goreng dan bumbu.
  6. Memenuhi SNI (Standar Nasional Indonesia)
  7. Penyimpanan di tempat kering dan tidak kena sinar matahari langsung.
Pilihan bijak ada di konsumen dengan pertimbangan dan kebijakan yang matang tentunya, jangan korbankan REPUTASI masakan/hidangan anda karena salah memilih bawang goreng, gunakan solusi sehat untuk memilih/membeli bawang goreng karena Bawang Goreng Khas Palu kami lebih dari Bawang Goreng biasa sesuai segmen yang dibutuhkan.