Test Footer

LightBlog

Monday, May 6, 2013

Jawaban atasi Kemiskinan

Wagub Sulteng: Jawaban atasi Kemiskinan dengan Pendidikan

PALU—Memberikan pelayanan dasar khususnya pendidikan yang layak bagi seluruh masyarakat menjadi salah satu jawaban dalam menghadapi persoalan-persoalan  kemiskinan.


Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Sudarto mengatakan selain masalah kemiskinan juga terdapat masalah-masalah yang cukup serius yang dihadapi oleh masyarakat yakni menyangkut pengetahuan dan keterbelakangan. Sehingga bila tidak diatasi ketiganya akan mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan pembangunan suatu daerah.

“Kemiskinan,ketidaktahuan dan keterbelakangan jawaban untuk menyelesaikan hal ini adalah dengan menempuh pendidikan,”Ujar Sudarto saat memimpin pelaksanaan upacara hari pendidikan nasional

Dia menyampaikan terkait hal itu pemerintah pusat maupun daerah dituntut untuk memberikan penganggaran yang cukup bagi terlaksananya pendidikan bagi seluruh warga sesuai amanat undang-undang dasar 1945.

“Pemerintah telah berbagai program bantuan agar masyarakat tetap bisa mengenyam pendidikan dengan mengalokasikan dana sebesar Rp7,8 triliun untuk bantuan siswa miskin sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tidak sekolah ataupun drop out”Sebutnya.

Sudarto juga mengatakan untuk penerimaan tahun ajaran baru kedepan akan dibuka posko anti drop out dan putus sekolah agar masyarakat tetap bisa melanjutkan sekolah dan pada tahun ajaran baru itu juga akan diterapkan kurikulum 2013 bagi kelas 1 dan 4 yang bertujuan untuk menciptakan siswa-siswa yang memiliki kompetensi.“Untuk penerapan kurikulum 2013 akan disesuaikan dengan kesiapan sekolah dalam menerapkan kurikulum ini,”Kata Sudarto.

Beberapa waktu yang lalu,Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng Abubakar Almahdali  mengatakan pembangunan pendidikan dan Kebudayaan diarahkan untuk memewujudkan Sulteng sejajar dengan provinsi maju di kawasan timur  Indonesia melalui peningkatan ketersediaan, keterjangkauan, kualitas dan relevansi, kesetaraan dan kepastian memperoleh layanan pendidikan dan Kebudayaan.

Abubakar menyebutkan jumlah sekolah yang ada di Sulteng saat ini mulai dari Sekolah Dasar sebanyak 2.780 sekolah, Sekolah Menengah Pertama 760, Sekolah Menengah Atas sebanyak 162 dan Sekolah Menengah Kejuruan 122 sekolah sehingga jumlah total sekolah di Sulteng mencapai 3.844 sekolah yang tersebar di kabupaten dan Kota.

Dia menjelaskan dalam mewujudkan pembangunan pendidikan di Sulteng pemerintah pusat maupun daerah telah memberikan dukungan penganggaran yang berasal dari APBN untuk pendidikan di Sulteng 2013 mencapai Rp 242,847,948,000 miliar. Sedangkan untuk dana APBD tahun 2013 sebesar Rp98,688,883,020 miliar.

0 comments:

Post a Comment

Tanggapan